Surabaya, 31 Agustus 2015
Ntah tulisan yang keberapa aku tulis kali ini , tapi aku rasa gak sampe ke-5 sih..
Gak, terasa, sudah 1 bulan lebih aku berada di Surabaya. Rasanya masih sama seperti 1 tahun yang lalu. Surabaya yang gersang, panas dan banyak polusi dimana-mana. Tapi, aku tetap bersyukur karena mampu bertahan di luar daerah tanpa orang tua didekatku dan berusaha mengurus satu orang adekku yang mondok di sidoardjo.
Hari ini merupakan hari terakhir aku kerja, karena esok adalah hari dimana aku mulai beraktifitas kembali di bangku kuliah. Sempat terbesit difikaranku, mungkin aku lebih baik kerja aja yah ketimbang kuliah hanya menghabiskan duit orang tua. Tapi, pemikiran itu segera aku buang jauh-jauh dari benak kepala ku.
"gak boleh banun. kamu gak boleh berhenti ! kamu harus tetap berjuang, emski orang memandangmu rendah ". Gumamku, maklumlah aku bukan dari kalangan orang yang terlalu lebih. Tapi, aku yakin . AKU MAMPU SUKSES dan mampu mangangkat derajat kedua orangtuaku, yang sedang berjuang demi aku.
Aku bekerja di salah satu mall dari sekian banyaknya Mall di Surabaya. Surabaya sangat terkenal dengan banyak Mall, buktinya di sepanjang Jl. Ahmad Yani ada 2 mall, yaitu Cito (City of Tomorrow) dan Royal Plaza, kini akan dibangkun lagi Mall tepat disebelah kampusku. Oh tidak, bakal jadi apa ntar Mahasiswa UIN Sunan Ampel, yang biasanya ke Perpustakaan. Apakah akan beralih pindah ke Mall tepat disebelah kampus?? ntahlah kita lihat kedepannya nanti.
Aku bekerja di Toko An Collection yang managernya bernama Bu Fatimah. Ibu dengan 1 orang anak. Ternyata beliau merupakan alumni IAIN Sunan Ampel, dan kebetulan juga dari Fakiltas dan Jurusan yang sama seperti diriku. Emang jodoh kali ya kerja disitu. Hhahaha.
Karena bekerja disitu, aku pula mendapatkan teman yang banyak dari berbagai daerah, tidak hanya Surabaya. Antara lain Sidoarjo, Bojonegoro, Lamongan, Jember, Bandung, Sumatera hingga Bali dan Kalimantan sepertiku juga ada. Meski kami dari berbagai daerah yang berbeda itu tak membuat kami menajdi memenangkan daerah satu sama lain, malah kami saling belajar bahasa daerah masing-masing. Seperti diriku sekarang yang tak hanya belajar bahasa Jawa tetapi bahasa Sunda.
Terimakasih kawan-kawan berkat kalian aku mampu jalani hari-hari yang tak begitu membosankan di toko.
Di penghujung kerjaku hari ini, Manager ku berkata," Kalau pas liburan kerja lagi disini gak papa kok." wah, betapa bahagianya bisa seperti itu.Tak lupa, bosku memebri sebuah Jam Tangan berwarna transparan, dimana teman-temanku sangat menyukainya. Malah sampe ada yang ingin emmbelinya dengan bajet tigngi. Maaf yah kawan-kawan, tidak bisa. Ini merupakan pemberian orang yang harus aku jaga baik-baik.
Tunggu kehadiranku bekerja di Royal Plaza lagi yah kawan-kawan.
I will Always Miss you all